Garuda Indonesia Masuk 10 Besar In-Flight Dining Terbaik Dunia

beritaKUH- Sajian makanan Garuda Indonesia mendapat pengakuan di tingkat global. Maskapai nasional Indonesia itu menempati peringkat ke-10 dari 100 maskapai dunia dalam pemeringkatan in-flight dining terbaik yang dipublikasikan Canstar pada April 2026.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Garuda Indonesia di tengah upaya perusahaan memperkuat transformasi layanan yang berorientasi pada pengalaman pelanggan.

Pemeringkatan Canstar disusun berdasarkan analisis terhadap 125.849 ulasan penumpang dari sejumlah platform, termasuk AirlineMeals.net dan Skytrax. Data tersebut dikumpulkan pada November 2025 dan kemudian distandardisasi dengan memperhitungkan jumlah ulasan masing-masing maskapai. Maskapai dengan jumlah ulasan kurang dari 50 tidak masuk dalam pemeringkatan.

Garuda Indonesia berada di jajaran 10 besar bersama sejumlah maskapai internasional, seperti Qatar Airways, Asiana Airlines, EVA Air, dan Singapore Airlines. Posisi ini menunjukkan adanya penilaian positif dari penumpang terhadap sajian makanan sebagai salah satu bagian dari pengalaman selama penerbangan.

Bagi Garuda Indonesia, kualitas in-flight dining tidak hanya berkaitan dengan rasa makanan. Pemilihan bahan, pengembangan menu, keamanan pangan hingga proses penyajian oleh awak kabin menjadi bagian yang terus diperhatikan untuk menjaga konsistensi layanan.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, mengatakan transformasi perusahaan tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kinerja bisnis, tetapi juga menghadirkan peningkatan layanan yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan.

“Semangat kami adalah memastikan transformasi yang dijalankan tidak hanya memperkuat positioning kinerja perusahaan, tetapi juga menghadirkan peningkatan kualitas layanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Thomas.

Sebagai maskapai nasional, Garuda Indonesia juga menjadikan sajian dalam penerbangan sebagai salah satu cara memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara. Menu khas Indonesia diharapkan memberikan pengalaman yang akrab bagi penumpang domestik sekaligus memperkenalkan keragaman cita rasa Indonesia kepada penumpang internasional.

Ke depan, pengembangan layanan in-flight akan terus diarahkan pada peningkatan kualitas hidangan dan penyajian, standar keamanan pangan, serta pilihan menu yang menyesuaikan selera dan kebutuhan penumpang.

Garuda Indonesia menilai capaian dalam pemeringkatan tersebut sebagai dorongan untuk mempertahankan aspek layanan yang mendapat respons positif sekaligus melanjutkan pembenahan secara berkelanjutan.

Dengan demikian, transformasi layanan tidak berhenti pada sebuah pemeringkatan, tetapi diarahkan pada pengalaman penerbangan yang semakin baik, konsisten, dan dapat dirasakan pelanggan.