Eastern Indo Collective Bawa Musik Indonesia Timur ke Korea Selatan

beritaKUH- Eastern Indo Collective (EIC), kolektif musik yang digagas JFlow, siap membawa kekayaan musik dan budaya Indonesia Timur ke panggung internasional di Incheon, Korea Selatan, pada 7 November 2026.

EIC akan menghadirkan pertunjukan selama 25 menit yang memadukan musik tradisional, perkusi, tarian, dan aransemen modern. Salah satu daya tariknya adalah rencana mempertemukan empat penyanyi lagu Tabola Bale, yakni Silat Open Up, Juwab Reza, Jackson Seran, dan Diva Awel, dalam satu panggung.

JFlow menginisiasi EIC untuk membuka peluang lebih luas bagi talenta Indonesia Timur tampil di tingkat internasional. Selain penyanyi, kolektif ini melibatkan musisi dan pelaku budaya dari Kepulauan Kei, Maluku.

Perjalanan menuju panggung Korea Selatan menjadi tantangan tersendiri bagi para anggota yang harus menempuh perjalanan laut sekitar lima hari dari Kepulauan Kei sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta untuk persiapan.

Dalam prosesnya, ARTOTEL Group turut mendukung EIC melalui penyediaan fasilitas latihan dan akomodasi di Yogyakarta. COO ARTOTEL Group, Eduard Rudolf Pangkarego, menilai dukungan terhadap talenta lokal penting untuk memperkenalkan potensi seni dan budaya Indonesia kepada dunia.

Melalui program From Kei to Korea, EIC ingin menunjukkan bahwa musik Indonesia Timur tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana diplomasi budaya dan representasi keberagaman Indonesia di panggung global.