beritaKUH- PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperluas program pendidikan Hyundai JUMP School Indonesia ke Surabaya dengan menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Memasuki tahun ketiga, program ini melibatkan 100 mahasiswa relawan untuk mendampingi siswa di 20 pusat pembelajaran dan sekolah di Jakarta, Bandung, serta Surabaya.

Pada Batch 3, sebanyak 100 mahasiswa terdiri atas 40 mahasiswa Universitas Indonesia (UI), 30 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), dan 30 mahasiswa ITS. Mereka akan memberikan pendampingan belajar sekaligus dukungan emosional kepada siswa, dengan bimbingan mentor profesional.
President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen Hyundai dalam mendukung pengembangan generasi muda dan memperluas dampak positif pendidikan di Indonesia.
“Melalui Hyundai JUMP School, kami ingin memberdayakan generasi muda untuk terus belajar, berbagi, dan menginspirasi generasi berikutnya,” ujarnya.
Sejak diperkenalkan pada 2024, Hyundai JUMP School Indonesia telah melibatkan 150 mahasiswa relawan dalam dua batch pertama dan memberikan manfaat kepada sekitar 1.400 siswa. Dengan tambahan 100 relawan pada Batch 3, jumlah mahasiswa yang terlibat secara kumulatif mencapai 250 orang.

Selain membantu siswa dalam proses belajar, program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Kehadiran ITS sebagai mitra baru menandai perluasan program ke Surabaya sekaligus memperkuat kolaborasi Hyundai dengan perguruan tinggi dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi mahasiswa dan siswa.
Hyundai JUMP School pertama kali diluncurkan di Korea Selatan pada 2013 dan kini telah berkembang ke sejumlah negara, termasuk Vietnam dan Indonesia.



