BFGoodrich KO3 Tempuh 630 Km Lintasi Thailand-Laos

beritaKUH- Ban BFGoodrich All-Terrain T/A KO3 menunjukkan ketangguhannya dalam perjalanan lintas negara sejauh 630 kilometer melintasi Thailand dan Laos. Melalui BFGoodrich All-Terrain T/A KO3 Influencer Caravan 2026, ban ini diuji menghadapi beragam karakter jalan, mulai dari jalur tanah hingga medan pegunungan dan rute off-road.

Perjalanan bertema Cross Borders tersebut melibatkan 52 influencer otomotif dari lima negara di Asia. Kegiatan ini menjadi ajang untuk merasakan langsung tantangan berkendara lintas medan sekaligus memperlihatkan peran ban all-terrain dalam mendukung petualangan di berbagai kondisi jalan.

Sepanjang perjalanan, peserta menghadapi perubahan permukaan jalan yang membutuhkan traksi, kestabilan, dan pengendalian kendaraan. Jalur tanah dan berbatu menuntut ketahanan ban, sedangkan medan pegunungan membutuhkan kesiapan kendaraan serta kemampuan pengemudi menyesuaikan diri dengan kondisi jalan.

Alfons Abikaryono, Customer Engineering Support B2C 4W & Motorsport BFGoodrich Indonesia, mengatakan persiapan kendaraan dan pemilihan ban yang sesuai menjadi faktor penting dalam menghadapi perjalanan off-road.

“Dalam perjalanan off-road, kita tidak selalu bisa memprediksi kondisi medan yang akan dihadapi. Ada kalanya perjalanan dimulai dari jalan beraspal, kemudian berlanjut ke jalan tanah, berbatu, atau medan yang lebih menantang. Karena itu, persiapan kendaraan, termasuk memilih ban yang sesuai, menjadi hal penting agar pengendara dapat menghadapi berbagai kondisi dengan lebih percaya diri,” ujar Alfons.

Andalkan Teknologi untuk Beragam Medan

BFGoodrich All-Terrain T/A KO3 dikembangkan dengan fokus pada tiga aspek utama, yakni ketangguhan, traksi, dan daya tahan tapak. Ban ini dirancang untuk mendukung penggunaan di jalan beraspal maupun medan off-road.

Dari sisi konstruksi, KO3 dibekali CoreGard Technology dan Advanced Deflection Design untuk membantu meningkatkan ketahanan dinding samping ban saat menghadapi medan yang tidak rata dan berbatu.

Untuk mendukung daya tahan tapak, ban ini menggunakan desain area kontak yang dioptimalkan serta teknologi full-depth 3D locking sipes. Kombinasi tersebut dirancang membantu menjaga keausan tapak lebih merata dan mendukung konsistensi performa selama penggunaan.

Sementara itu, kemampuan traksi didukung desain bahu ban bergerigi (serrated shoulder), Mud Phobic Bars, dan kompon tapak yang dikembangkan untuk membantu daya cengkeram di berbagai permukaan jalan.

Melalui pengalaman lintas negara tersebut, BFGoodrich menegaskan pentingnya kesiapan kendaraan dan pemilihan ban sesuai kebutuhan perjalanan. Selain menentukan kenyamanan berkendara, keduanya turut berperan dalam membantu pengendara menghadapi perubahan medan dengan lebih percaya diri.

Meski demikian, kemampuan kendaraan dan ban tetap perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, tekanan ban yang direkomendasikan, serta teknik berkendara yang aman.