beritaKUH- Hampir 8.000 pelari memadati Jakarta dalam gelaran ISOPLUS Run Jakarta 2026, Minggu (6/9/2026). Tak sekadar mengejar garis finis, para peserta disuguhi pengalaman lari bernuansa urban melalui berbagai fasilitas dan hiburan yang membuat rute lari terasa lebih hidup.

Digelar di kawasan Epiwalk Lifestyle, Rasuna Said, Jakarta Selatan, ISOPLUS Run Series 2026 memasuki tahun keempat dengan kembali membawa semangat “UNLOCK YOUR GREATNESS”. Pesertanya beragam, mulai dari pelari pemula, pekerja profesional, komunitas lari hingga keluarga muda, dengan kategori 5K, 10K dan Kids Dash.
“Bagi kami di ISOPLUS, UNLOCK YOUR GREATNESS menjadi sebuah spirit untuk terus bergerak dan melampaui batas diri. Kami di ISOPLUS pun terus unlock the improvement dengan semangat selalu memberikan yang lebih bagi audience kami,” ujar Senior Brand Manager ISOPLUS, Ferdiansyah Hardianto.
Tahun ini, ISOPLUS menghadirkan sejumlah pengalaman baru yang dirancang khusus untuk pelari urban. Ada Running Doctors yang menjaga aspek keselamatan, Running DJ untuk menambah energi di lintasan, hingga Sedaap Pit Stop yang menyediakan finger food dan snack Sedaap Bites.
Peserta juga dapat menikmati Frosty Sip, frozen drink corner di sekitar KM 8,5-9, serta Cooling Zone di KM 2 dan KM 8,5 yang dilengkapi misty fan. Di KM 3-4, pelari disuguhi Digital Motion Installation karya visual artist ISOPLUS Run Series 2026, Popomangun.

“Kami ingin setiap runner pulang bukan hanya dengan medali, tetapi dengan pengalaman yang membuat mereka semakin ingin terus membuka kunci potensi diri dan pulang dengan happy karena experience yang mereka alami,” kata Ferdiansyah.
Rute Diklaim Lebih Presisi, Water Station Tiap 1,5 Km
Tak hanya mengejar keseruan, aspek teknis juga menjadi perhatian. ISOPLUS memastikan rute telah dikalibrasi lebih presisi agar jarak yang ditempuh sesuai dengan kategori lomba.
Untuk menjaga kebutuhan hidrasi, water station disediakan setiap 1,5 kilometer, lebih rapat dibanding standar umum internasional yang disebut berada di kisaran 2,5 kilometer.
“Race yang baik bukan hanya soal bagaimana pelari mencapai garis finis, tetapi juga bagaimana seluruh aspek race dipersiapkan dengan standar yang tepat,” ujar Race Director ISOPLUS Run Series 2026, Safrita Aryana.
Sementara itu, Running Doctors ikut berlari bersama peserta dengan berbagai pace. Mereka menerapkan prinsip “Run. Observe. Handle” untuk memantau kondisi pelari sekaligus memberikan pertolongan awal jika diperlukan.
“Pesan kami sederhana: listen to your body. Jangan memaksakan target apabila tubuh sudah memberikan sinyal bahaya, dan manfaatkan titik hidrasi secara teratur,” ujar dr. Taufan, perwakilan Running Doctors ISOPLUS Run Series 2026.
Bukan Sekadar Race, Ada Program Latihan dan Nutrisi
ISOPLUS juga menawarkan pendampingan sebelum lomba melalui program latihan dan edukasi nutrisi. Program tersebut diberikan oleh Professional Running Coach Andy Soegiyanto bersama Dokter Spesialis Gizi dr. Angela Dalimarta, Sp.GK.
Salah satu peserta, Diego Takaredase, anggota baru ISOPLUS Squad asal Tomohon, Sulawesi Utara, mengaku merasakan manfaat program 21 Weeks Training.
Menurutnya, program tersebut membuat latihan lebih terarah karena peserta mendapat panduan mengenai latihan ringan, intensitas sedang, intensitas tinggi hingga waktu istirahat.
“Untuk menjaga performa, sehat itu bukan hanya soal latihan, tapi juga bagaimana kita memenuhi kebutuhan nutrisi, menjaga hidrasi, dan memberikan tubuh waktu untuk beristirahat,” ujar Diego.
Pelari Tercepat Bermunculan
Persaingan di lintasan juga berlangsung ketat. Pada kategori 10K Putra, Syamsuddin Massa menjadi juara pertama dengan catatan waktu 31:27, sedangkan kategori 10K Putri dimenangi Novia Nur dengan waktu 37:09.
Untuk kategori 5K Putra, Irsan menjadi yang tercepat dengan catatan 15:20. Sementara kategori 5K Putri dimenangi Nefry dengan waktu 18:09.
Gelaran ini turut didukung sejumlah mitra, di antaranya Bank MAS dan BMW-Astra. Bank MAS, yang menjadi sponsor utama untuk tahun ketiga, menghadirkan berbagai aktivitas sejak race pack collection hingga race day.
Peserta bisa mengikuti gatcha games dengan hadiah total senilai jutaan rupiah serta lelang perlengkapan lari di main stage. Barang yang dilelang antara lain kacamata Unstoppable Culture, muscle gun On Point, earphone Shokz Open Run Pro hingga Google Fitbit, dengan harga penawaran mulai Rp50 ribu.
Lari Sekaligus Peduli Lingkungan
Semangat hidup aktif juga dibarengi kepedulian terhadap lingkungan. Bersama Yayasan WINGS Peduli, ISOPLUS mengajak peserta menjalankan kampanye #PilahDariSekarang melalui penyediaan tempat sampah terpilah untuk kategori organik dan anorganik di area race village.
Sampah yang terkumpul dikelola oleh JANGJO. Sampah organik diolah menjadi kompos dan pakan maggot, sedangkan sampah anorganik dipilah berdasarkan material untuk kemudian didaur ulang.
Menariknya, tempat sampah yang digunakan merupakan hasil upcycling dari material daur ulang lebih dari 200 ribu tutup botol ISOPLUS dan brand air mineral WINGS serta 72 ribu kemasan sachet.
Inisiatif tersebut merupakan kolaborasi Yayasan WINGS Peduli, Recycle Studio ATMI Cikarang dan Sirkular Karya Indonesia.
Surabaya Jadi Puncak ISOPLUS Run Series 2026
Setelah Jakarta, rangkaian ISOPLUS Run Series 2026 akan berlanjut ke Surabaya pada 4 Oktober 2026 melalui Surabaya ISOPLUS Marathon 2026.
Didukung Pemerintah Kota Surabaya, ajang tersebut menjadi puncak rangkaian tahun ini dengan kategori mulai 5K hingga Marathon 42,195K.
“Kami ingin ISOPLUS Run Series menjadi tempat selebrasi bagi para runners untuk merayakan setiap usaha, proses, dan komitmen yang telah mereka jalani untuk unlock their greatness,” kata Ferdiansyah.
ISOPLUS menyebut konsep acara akan tetap dikemas seperti festival, sehingga peserta tidak hanya mengejar catatan waktu, tetapi juga menikmati hiburan, merayakan pencapaian dan menemukan semangat baru untuk terus hidup aktif.



