beritaKUH- SKAK Studios bersama SinemArt resmi memulai produksi film drama komedi terbaru, Sukses Jaya. Disutradarai sekaligus diproduseri Bayu Eko Moektito alias Bayu Skak, film ini mengangkat kisah perjuangan perantau asal Jawa yang mengejar kesuksesan di Jakarta.

Film berdurasi sekitar 110 menit tersebut mengikuti Iman (Bayu Skak), kuli bangunan asal Malang yang sudah lima tahun merantau di Jakarta. Bersama dua sahabatnya, Sutris (Nopek Novian) dan Kojek (Yusril Fahriza), Iman menerima proyek pembangunan patung dari Boim.
Alih-alih menjadi jalan menuju kesuksesan, proyek tersebut justru menyeret Iman ke berbagai persoalan. Ambisinya perlahan membuat hubungan dengan sahabat, keluarga, dan Windy (Elvira Davinamira), perempuan yang dicintainya, semakin renggang.
Bayu Skak mengatakan, melalui karakter Iman, Sukses Jaya ingin menggambarkan kehidupan pekerja perantauan yang datang ke kota besar dengan membawa nilai-nilai baik, tetapi tidak selalu terhindar dari persoalan.
“Menjadi orang baik tetap penting, tetapi kita juga perlu cerdas dalam menghadapi kehidupan,” kata Bayu.
Executive Producer Sukses Jaya, David S. Suwarto, menilai kekuatan film ini terletak pada cara Bayu Skak mengemas perjuangan para pekerja perantauan dengan komedi yang khas, sekaligus menghadirkan drama dan persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Ceritanya sederhana, tetapi ketika dibawa dengan gaya khas komedi Bayu, ada banyak hal yang bisa menjadi lucu, sekaligus ada drama dan persoalan yang sangat manusiawi,” ujar David.

Selain Bayu, Nopek Novian, Yusril Fahriza, dan Elvira Davinamira, film ini juga dibintangi Denny Caknan, Bella Bonita, Arief Didu, Joshua Suherman, Cak Kartolo, Brandon Salim, dan Riyuka Bunga. Firza Valaza turut terlibat sebagai pemain sekaligus comedy consultant.
Produser Sukses Jaya, Ricky R Setiawan, mengatakan penggunaan bahasa Indonesia dan Jawa menjadi bagian penting dalam menggambarkan pertemuan kehidupan perantau dari daerah dengan realitas Jakarta.
“Komedi dan kedaerahan merupakan bagian dari identitas kreatif SKAK Studios. Kami ingin tetap menghadirkan tontonan yang menghibur, tetapi juga membawa refleksi bahwa menjadi orang baik perlu dibarengi kecerdasan dalam memahami dan menghadapi kehidupan,” ujar Ricky.
Pengambilan gambar hari pertama menandai dimulainya tahap produksi Sukses Jaya, yang mengambil latar Jakarta pada 2026. Film ini membawa pesan bahwa kesuksesan tidak hanya soal pencapaian pribadi, tetapi juga menyangkut kejujuran, solidaritas, keluarga, dan orang-orang yang tetap hadir dalam perjalanan hidup.
Sukses Jaya menjadi salah satu karya terbaru SKAK Studios, studio yang mengusung konsep “Hyper Lokal” melalui film dan lokadrama dengan mengedepankan talenta serta bahasa daerah. Sebelumnya, SKAK Studios dikenal melalui sejumlah karya seperti Yowis Ben, Lara Ati, Sekawan Limo, Cocote Tonggo, serta lokadrama Lara Ati dan Rujak Cingur Lek Har.



