beritaKUH- Industri kecantikan Indonesia terus berkembang. Bukan hanya jumlah pelaku usahanya yang bertambah, tetapi juga produk kosmetik yang beredar di pasar.
Kondisi inilah yang akan kembali dihadirkan dalam Cosmobeauté Indonesia 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-19, pameran industri kecantikan ini akan berlangsung pada 1–3 Oktober 2026 di Hall 5-9 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Tahun ini, Cosmobeauté Indonesia memperluas area pameran menjadi 25.000 meter persegi dengan melibatkan lebih dari 600 perusahaan dan 1.550 brand kecantikan dari berbagai negara dan wilayah.
Tak hanya memperbesar skala pameran, penyelenggara juga menyiapkan lebih dari 60 program pendukung untuk sekitar 20.000 profesional industri yang menjadi target pengunjung. Program tersebut mencakup business meeting, diskusi industri, pelatihan, workshop, demonstrasi langsung, kompetisi hingga berbagai penghargaan.
“Pertumbuhan industri kecantikan Indonesia menciptakan peluang yang besar, tetapi pada saat yang sama juga membutuhkan ekosistem yang semakin terhubung,” ujar Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari.
Menurutnya, Cosmobeauté Indonesia menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai bagian dalam ekosistem industri, mulai dari brand, produsen, supplier, pembeli, profesional hingga para ahli.
“Sekaligus menyediakan ruang untuk bertukar wawasan, mengembangkan kompetensi, menemukan inovasi, dan membangun peluang kerja sama,” lanjut Kristi.
Perkuat Pertemuan Bisnis
Salah satu fokus utama Cosmobeauté Indonesia 2026 tetap berada pada peluang bisnis. Hal tersebut diwujudkan melalui Beauté Meeting, program business matching yang mempertemukan peserta dengan buyer dan calon mitra berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Melalui program ini, peserta dapat menemukan produk, teknologi, bahan baku hingga solusi industri, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan supplier dan mitra bisnis dari berbagai negara.
Program tersebut sebelumnya telah menunjukkan hasil. Pada Cosmobeauté Indonesia 2025, Beauté Meeting mempertemukan 436 buyers dari enam negara dalam 797 pertemuan bisnis.
Namun, aktivitas di Cosmobeauté Indonesia tidak hanya berorientasi pada transaksi bisnis.
Melalui Beauté Speak dan Supply Chain Academy, pengunjung dapat mengikuti pembahasan mengenai berbagai isu yang tengah membentuk industri kecantikan, mulai dari regulasi, perkembangan ilmiah, tren pasar dan konsumen, transformasi digital hingga manufaktur.
Ada Ruang untuk Belajar dan Mengembangkan Keahlian
Dari sisi edukasi, Cosmobeauté Indonesia 2026 menghadirkan Beautéducation yang menawarkan seminar, pelatihan praktik, workshop hingga program sertifikasi.
Materinya mencakup berbagai bidang, seperti kecantikan, kuku, rambut, estetika, parfum, salon dan spa.
Menariknya, program edukasi juga mencakup kelas inklusif seperti Cosmo Inclusive Makeup Class dan Cosmo Inclusive Barber Class. Program tersebut membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan dan berpartisipasi lebih luas dalam industri kecantikan.
Sementara bagi pengunjung yang ingin melihat langsung kreativitas para pelaku industri, tersedia Beauté Live dan Beauté Spot. Area ini menghadirkan demonstrasi langsung, pertunjukan tata rias dan rambut, diskusi, kompetisi profesional serta berbagai penghargaan.
Pengalaman pengunjung juga diperluas melalui Cosmobeauté Experience Connect. Di area ini, pengunjung dapat mencoba berbagai layanan kecantikan secara langsung, mulai dari massage, nail art hingga pemeriksaan rambut dan kulit.
Segmen Baru Ikuti Perkembangan Pasar
Perluasan Cosmobeauté Indonesia 2026 juga terlihat dari hadirnya sejumlah segmen baru yang mengikuti perkembangan kebutuhan pasar.
Beberapa di antaranya adalah Beauty Tech & AI, Ingredients & Formulation, Machinery, Hair Zone, Men’s Products, Dental Aesthetics, Mother & Baby, Senior Wellness, Wellness Solution, serta Finished Products.
Beragam program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ekosistem industri kecantikan dalam satu tempat.
Pengalaman peserta sebelumnya juga menunjukkan manfaat kehadiran Cosmobeauté Indonesia. Lizzie Para, Founder & CMO BLP Beauty, yang rutin hadir, melihat pameran ini sebagai ruang untuk menemukan inovasi, formulasi, teknologi dan perkembangan baru di industri kecantikan.
Sementara Hendra Rizki Akbar, Operational & Development Director PT Panca Nature sekaligus pembicara Supply Chain Academy sebelumnya, menilai Cosmobeauté Indonesia memberikan peluang bisnis sekaligus ruang berbagi pengetahuan.
Dari sisi buyer internasional, Hafiza binti Alias, Director Furqon Wellness Sdn Bhd dari Malaysia, melihat keberagaman peserta pameran internasional sebagai kesempatan menemukan pemasok dan mitra bisnis dalam satu platform berskala global.
Hal serupa disampaikan Elisha A.G., Marketing Export PT Citrasemesta Asrisejati, yang telah mengikuti Cosmobeauté Indonesia selama lebih dari lima tahun.
“Kami sangat puas dengan program business matching yang terkurasi dengan baik, dengan pembeli yang disegmentasikan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Dengan perpaduan business matching, edukasi, pengembangan keterampilan, kreativitas dan inovasi, Cosmobeauté Indonesia 2026 tidak hanya menawarkan produk dan teknologi kecantikan terbaru.
Pameran ini juga menjadi ruang bagi pelaku industri untuk memperluas jejaring, mendapatkan wawasan, mengembangkan kompetensi, sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis.
Cosmobeauté Indonesia 2026 akan berlangsung pada 1–3 Oktober 2026 di Hall 5-9 ICE BSD City. Pendaftaran pengunjung telah dibuka secara online melalui https://bit.ly/Reg_CBI2026-WEB.



