beritaKUH- Komunitas Rehabilitasi Stroke Holistik Nusantara (KRESHNA) terus memperluas jejaring kolaborasi dengan fasilitas kesehatan untuk memperkuat layanan pemulihan pasien stroke secara komprehensif.

Ketua Umum KRESHNA sekaligus Founder SHINEE Holistik Happiness Rehabilitasi Center, Dr. Ir. Haryanto Suryo Panguripan, M.Pd.I, mengatakan roadshow dan penjajakan kerja sama dengan rumah sakit, klinik, paramedis, serta rumah sehat komplementer telah dilakukan sejak 16 Juni 2020 dan terus berjalan hingga saat ini.
Salah satu mitra yang disiapkan untuk berkolaborasi dengan YDKI adalah Klinik Utama Bidakara Medical Center Bintaro. Head Operasional Klinik, dr. Mega Widya Astuti, M.KK, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penandatanganan MoU sekaligus soft launching program Stroke Friendly pada akhir Agustus 2026.

Program tersebut akan diperkuat oleh dr. Dea Martasukma Gita Apsari, Sp.N, yang memiliki pengalaman dalam layanan neurologi, termasuk penanganan dampak stroke dan program pemulihan komprehensif. Layanan klinik juga didukung dr. Allain Tegar Ghazal, khususnya dalam proses skrining, diagnosis awal, edukasi, hingga menentukan kebutuhan rujukan pasien.
Siapkan Kolaborasi dengan Primaya Hospital Depok
Kolaborasi juga tengah dipersiapkan bersama Primaya Hospital Depok. Ketua Harian KRESHNA sekaligus Founder KRESHNA Medika, Suhadi, S.H., M.Hum, menyebut MoU dengan Primaya Hospital Depok ditargetkan berlangsung pada September 2026.

Menurut tim Primaya Hospital Depok, fasilitas tersebut telah memiliki Unit Stroke/Ready Stroke sebagai bagian dari kesiapan layanan bagi pasien dengan kondisi stroke.
Selain itu, KRESHNA mendorong integrasi layanan kesehatan melalui Wellness Station yang dikembangkan bersama PT Tele Sehat Indonesia.
CEO PT Tele Sehat Indonesia, Ns. Sigit M. Nuzul, M.Biomed, menjelaskan Wellness Station mengintegrasikan Anjungan Telehealth Masyarakat Sehat (ATM Sehat) dengan layanan terapi medis dan wellness. Pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini dilakukan melalui perangkat yang terkoneksi internet, dengan hasil yang tersimpan dalam aplikasi untuk kemudian dianalisis melalui teknologi AI sebagai bagian dari deteksi risiko penyakit, termasuk stroke.
Hasil pemeriksaan selanjutnya dapat menjadi dasar edukasi kesehatan oleh dokter pada fasilitas kesehatan mitra maupun melalui AI Health Assistance.
Pendekatan Holistik untuk Pemulihan
KRESHNA juga menyiapkan dukungan wellness bagi pasien VIP dan pengguna layanan poli eksekutif. Salah satunya melalui layanan kebugaran dan massage dari ALENAHOZ & HOZLEE (Rumah Sehat Holistik) yang dikelola trainer wellness terapi Deta Indriana, S.Kom., ME.DIPL.CIDESCO, bersama tim lapangan.
Layanan tersebut menjadi bagian dari pendekatan holistik yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga mental, ekonomi, dan spiritual dalam proses pemulihan pasien stroke.
Haryanto menegaskan KRESHNA siap mengambil bagian dalam membangun ekosistem percepatan pemulihan dampak stroke di Indonesia melalui kolaborasi lintas profesi, fasilitas kesehatan, dunia usaha, serta kementerian dan lembaga pemerintah.
“Kami siap menjadi bagian dari solusi percepatan pemulihan dampak stroke di Indonesia melalui pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif,” ujarnya.
Masyarakat yang ingin bergabung atau memperoleh informasi mengenai KRESHNA dapat menghubungi 0813-1551-9911 atau +62 813-1503-0777.



