VinFast VF MPV 7 Taklukkan Rute Jawa-Bali

beritaKUH- Kekhawatiran baterai habis di tengah perjalanan atau range anxiety masih menjadi salah satu tantangan bagi calon pengguna mobil listrik. Namun, anggapan tersebut mulai terbantahkan setelah VinFast VF MPV 7 diuji dalam perjalanan darat Jakarta-Bali selama 11 hari.

Uji perjalanan yang dilakukan EVriday Club bersama Grady Ewaldo, Abram Mailoa, Azzust Salim, dan Didit membawa VF MPV 7 melintasi beragam karakter jalan, mulai dari jalur selatan Jawa, tanjakan pegunungan, jalan non-utama hingga Tol Trans Jawa. Mobil juga diisi penuh penumpang dan bagasi.

Salah satu temuan menarik adalah ketersediaan fasilitas pengisian daya V-Green yang ternyata cukup mudah ditemui. Titik pengisian bahkan tersedia di lokasi yang tidak biasa, seperti Kantor Pos, RRI, FamilyMart hingga kawasan dekat pelabuhan.

“Yang bikin saya surprised itu charging station-nya. Awalnya saya pikir bakal susah, ternyata sepanjang perjalanan justru gampang banget ketemu charger,” ujar Grady.

VF MPV 7 sendiri mendukung DC fast charging CCS2 hingga 80 kW. Pengisian baterai dari 10 persen hingga 70 persen diklaim membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Tak hanya soal pengisian daya, performa mobil juga diuji di sejumlah jalur pegunungan, termasuk Tangkuban Perahu, Kawah Putih, Galunggung, kawasan Klangon-Borobudur hingga Bromo dan Bedugul di Bali.

Motor listrik bertenaga 201 hp dengan torsi instan 280 Nm membuat VF MPV 7 mampu melibas tanjakan tanpa perlu mengambil ancang-ancang. Fitur Hill Start Assist, Traction Control System (TCS), Electronic Stability Control (ESC), serta tiga mode berkendara turut mendukung pengendalian di medan menanjak dan berkelok.

“Lha ini nyatanya cocok. Justru EV ke pegunungan enggak ada kendala dari segi tenaga, aman banget,” kata Didit.

Sebagai MPV keluarga, kenyamanan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan. Suspensi belakang independen multi-link dan ground clearance 180 mm membuat mobil tetap nyaman saat melintasi jalan bergelombang, meski kabin dan bagasi terisi penuh.

Di jalan tol, karakter VF MPV 7 sebagai kendaraan perjalanan jauh juga mendapat respons positif. Mobil dinilai stabil pada kecepatan tinggi dengan tingkat vibrasi yang minim.

Dari sisi efisiensi, perjalanan tersebut mencatat konsumsi listrik sekitar 7,5 kWh per 100 km, atau mendekati angka klaim yang disampaikan.

Perjalanan menuju Bali juga menunjukkan luasnya jangkauan infrastruktur pengisian daya. Setelah melewati Malang, Baluran dan Pelabuhan Ketapang, titik V-Green kembali tersedia di Gilimanuk. Di Bali, fasilitas pengisian juga ditemukan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Bedugul dan Kintamani.

Setelah 11 hari menempuh perjalanan Jakarta-Bali, pengalaman tersebut memberikan kesimpulan sederhana: perjalanan jauh menggunakan mobil listrik tidak lagi semata-mata soal menghitung sisa baterai.

Bagi tim EVriday Club, kombinasi performa, kenyamanan, efisiensi, serta semakin mudahnya menemukan charger membuat range anxiety perlahan kehilangan relevansinya dalam perjalanan lintas kota.