beritaKUH- Morris Garages (MG) Motor Indonesia memperkuat layanan purna jual dengan meresmikan MG Workshop Center di Indonesia. Fasilitas flagship workshop ini dirancang menjadi pilot project layanan purna jual MG, dengan dukungan peralatan modern, ketersediaan suku cadang, serta pusat pelatihan dan riset untuk meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen.

MG Workshop Center tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan servis dan perawatan kendaraan. Fasilitas ini menjadi bagian dari strategi MG membangun ekosistem purna jual yang lebih komprehensif, sekaligus memperkuat kenyamanan dan rasa aman konsumen. Sebelumnya, MG telah mengembangkan layanan seperti MG Satellite Workshop, MG Mobile Service, serta menggandeng mitra body & paint di sejumlah wilayah Indonesia.
CEO MG Motor Indonesia Jason Huang mengatakan, penguatan fasilitas dan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan purna jual. “Kehadiran MG Workshop Center menjadi salah satu langkah penting kami dalam menghadirkan layanan yang lebih lengkap, didukung oleh fasilitas modern, ketersediaan suku cadang, serta tenaga teknisi yang profesional dan kompeten,” ujarnya.
Selain menjadi fasilitas servis, MG Workshop Center dilengkapi Training & Research Center yang berfungsi sebagai pusat pengembangan kompetensi teknisi. Melalui fasilitas ini, MG menjalankan pelatihan teknis secara berkelanjutan sekaligus melakukan penelitian untuk mendukung peningkatan kualitas layanan. Penguatan kemampuan teknisi menjadi bagian penting seiring bertambahnya pengguna kendaraan MG di Indonesia.

Menariknya, MG Workshop Center juga dipercaya menjadi lokasi pelatihan kontingen Indonesia yang akan berlaga pada WorldSkills Competition (WSC) 2026 di Shanghai, Tiongkok, khususnya bidang Automobile Technology. Fasilitas tersebut digunakan untuk membantu peserta mengasah keterampilan dan mempersiapkan diri sebelum mengikuti kompetisi keterampilan tingkat dunia.
Di sisi lain, MG turut memperkenalkan MG Service Car sebagai pilot project layanan yang mendekatkan servis kepada konsumen. Langkah ini melengkapi penguatan jaringan dan fasilitas purna jual MG, dengan menawarkan alternatif layanan yang lebih fleksibel. MG menilai pengembangan infrastruktur, teknologi, dan kompetensi teknisi menjadi fondasi untuk memberikan pengalaman kepemilikan yang lebih baik dalam jangka panjang.



