Semangat “Merdeka dari Stroke” Bergelora di Siloam Hospitals Lippo Village

beritaKUH- Semangat pemulihan dan perjuangan untuk terbebas dari dampak stroke bergelora dalam kegiatan Group Therapy yang digelar di Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Sabtu (22/8/2026).

Mengusung semangat “Merdeka dari Stroke”, kegiatan yang berlangsung di Ballroom lantai 11 Siloam Hospitals Lippo Village tersebut mempertemukan para penyintas stroke atau strokers bersama caregiver dan keluarga.

Kegiatan menjadi ruang bagi para pasien dan keluarga untuk saling berbagi pengalaman sekaligus mendapatkan pendampingan dalam proses pemulihan pascastroke.

Rangkaian acara diisi dengan sejumlah kegiatan, antara lain senam stroke, edukasi postur oleh tim fisioterapi, serta permainan koordinasi. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan dukungan dari berbagai aspek, mulai dari fisik, mental, sosial hingga penguatan peran keluarga sebagai support system.

Desy Aryanti bersama Nila Dwi Krisnawati, Fisio Sahrul, serta tim PIC Neuro Rehabilitasi Club Stroke Siloam Lippo Village turut mendampingi jalannya kegiatan.

Kehadiran caregiver dan keluarga dinilai penting dalam proses pemulihan karena pasien stroke membutuhkan dukungan berkelanjutan, baik selama menjalani rehabilitasi maupun ketika kembali menjalani aktivitas di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dorong Penguatan Ekosistem Layanan Stroke

Semangat kolaborasi juga menjadi bagian dari gerakan Merdeka dari Stroke yang dikembangkan melalui KRESHNA. Dalam kesempatan terpisah, RM Gema Sasmita selaku Pembina KRESHNA juga mendorong penguatan kolaborasi dalam pengembangan Club Stroke di berbagai daerah.

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Jawa Tengah, termasuk Banyumas, komunikasi dan kolaborasi dilakukan dengan RS JIH Purwokerto yang telah memperoleh WSO Angel Award. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem layanan stroke sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat Banyumas, Purwokerto dan sekitarnya.

Ketua Harian KRESHNA sekaligus Founder KRESHNA Medika, Suhadi, SH., M.Hum., bersama sejumlah sahabat disabilitas pascastroke Indonesia dan Duta Komunitas turut menyuarakan pentingnya kolaborasi dalam membangun kesadaran serta dukungan bagi penyintas stroke.

Di antaranya Irwan Rempoa dari Duta Komunitas Tangerang Selatan, Yustedi Ilham dari Duta Komunitas DKI Jakarta, Uun Kurniasih dari Duta Komunitas Bekasi dan Cikarang, serta Yusup Manna dari Duta Komunitas Tangerang Raya, Serang dan Banten.

Gerakan tersebut membawa visi KRESHNA untuk mewujudkan kehidupan yang panjang umur, sehat, produktif, dan sejahtera bersama keluarga serta lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan komunitas dan kolaborasi lintas pihak, semangat “Merdeka dari Stroke” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup penyintas stroke dan keluarganya.

Masyarakat yang ingin bergabung atau memperoleh informasi mengenai YDKI (Yayasan Duta KRESHNA Indonesia) dapat menghubungi 0813-1551-9911 atau +62 813-1503-0777.